Sabtu, 20 Juni 2015

Islamisasi Sains

Sampai saat ini yang menjadi pemikiran kita adalah bagaimana mengkolaborasikan antara sains dan agama menjadi satu kesatuan yang utuh dan tidak terpisah-pisahkan. Karena kita tahu -untuk saat ini- suatu ilmu pengetahuan bisa didapat secara maksimal jika ilmu itu bebas dari nilai. Jadi disini jelas bahwa antara sains dan agama (Islam) terjadi suatu dikhotomi yang tidak terbantahkan. Maka dari itu tugas kita mewacanakan kepada publik, bahwa suatu ilmu (saintic) bisa didapatkan tanpa harus adanya dikhotomi keduanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kondisi ganjaran kematian sesuai apa yang dilakukan semasa hidup

اني لا اخرج احد من الدول نيا، وانا اريد ان ارحمه، حتى او فيه بكل خطيرة عملها قسما فى جسد هو و مصيبة فى اهله، وولده وضيقة فى، معاشه وافتح رئي...